Oleh: Wahyu Surakusumah
Wahyu_bioupi@yahoo.com
Guest Researcher, Life and Enviromental Sciencies, University Of Tsukuba
Staf Pengajar, jurusan Pendidikan Biologi, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia

Pembangunan berkelanjutan merupakan suatu konsep pembangunan yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan generasi masa depan. Pembangunan berkelanjutan juga merupakan visi pembangunan yang mencakup populasi, spesies hewan dan tumbuhan, ekosistem, sumber daya alam dan mengintegrasikan aspek sosial dan ekonomi seperti memerangi kemiskinan, kesetaraan jender, hak asasi manusia, pendidikan untuk semua, kesehatan, keamanan manusia, dialog antar-budaya, dll. Untuk mensosialisasikan hal tersebut perlu dikembangkan program bagi semua kalangan untuk dapat memahami dan berpartisipasi mendukung terjadinya pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.

Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan bertujuan membantu orang mengembangkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan untuk membuat keputusan demi keuntungan diri mereka sendiri dan orang lain, sekarang dan di masa depan, dan untuk bertindak berdasarkan keputusan tersebut.
Perserikatan Bangsa-Bangsa melakasanakan program Dekade Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (2005-2014), yang diselenggarakan oleh UNESCO yaitu badan PBB yang berusaha mengintegrasikan prinsip-prinsip, nilai, dan praktek-praktek pembangunan berkelanjutan dalam semua aspek pendidikan dan pembelajaran. Pada kesempatan ini saya ingin mencoba berbagi pengalaman mengenai contoh-contoh pengembangan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan yang telah diimplementasikan dan mudah-mudahan dapat memberikan inisiasi inspirasi untuk pengembangan program tersebut lebih lanjut.
Salah satu sekolah yang telah melaksanakan program pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan adalah sekolah University of Tsukuba Senior High School at Sakado (UTTS), Saitama Japan. Sekolah ini masih dilingkungan University of Tsukuba dan telah melaksanakan suatu program yang merujuk kepada pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Program yang dilakukan dinamakan The integrated Science Course. Program ini adalah sebuah sistem pendidikan yang merupakan pendidikan umum dan pendidikan khusus untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan kemampuan akademik dan melakukan sintesis untuk bekerja dalam masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan sosial. Dalam program tersebut, siswa dapat memilih salah satu dari kelompok ilmu yaitu; bioresources dan ilmu lingkungan, sistem dan teknik informasi, ilmu pengetahuan, hidup dan manusia, kemanusiaan, masyarakat dan ilmu komunikasi. Siswa melakukan penelitian sesuai dengan bidang yang diminati dan mereka harus juga belajar keterkaitan subjek penelitian dengan serie kelompok yang lain.
Model yang kedua yang dikembangkan sekolah ini adalah model pembelajaran pendidikan pertanian untuk pembangunan berkelanjutan. Dimana program ini adalah program yang dikembangkan dalam rangka proyek pendidikan untuk pendidikan di negara berkembang yaitu di Indonesia. Program ini bekerja sama dengan salah satu SMA di Indonesia yang bertemakan “energy and environmental. Bahan baku yang digunakan adalah bahan lokal yaitu bambu. Pada kerja sama ini dikembangkan materi dan model pembelajaranya yang disusun secara komprehensif mulai dari kelas 10 sampai kelas 12. Program ini belum dilaksanakan baru tahap perencanaan dan uji coba terbatas. Akan tetapi yang perlu diperhatikan dalam program ini adalah integrasi dengan kurikulum nasional.
Program pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan yang telah diimplementasikan di Indonesia antara lain yang bertemakan pendidikan teknologi dasar. Pendidikan ini mengenalkan teknologi disekitar kehidupan sehari-hari dan juga mengenalkan hubungan teknologi dengan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Program ini dilaksanakan ada dalam bentuk muatan lokal menjadi mata pelajaran mandiri ada juga yang diintegrasikan dalam mata pelajaran TIK yaitu sebagai ciri ke-internasional sekolah bertaraf international. Akan tetapi untuk program ini ( sekolah bertaraf international) aspek integrasi teknologi dengan sosial, ekonomi dan lingkungan kurang mendapat porsi yang cukup sehingga fokus dalam hal memberikan wawasan tentang arti keberlanjutan pembangunan belum utuh.
Program pendidikan lingkungan hidup juga sangat berpotensi dikembangkan sebagai salah satu wahana pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Akan tetapi perlu adanya pengembangan materi maupun model pembelajaran yang mencoba mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan dalam mata pelajaran tersebut. Dengan harapan tujuan pendidikan membantu orang mengembangkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan untuk membuat keputusan demi keuntungan diri mereka sendiri dan orang lain, sekarang dan di masa depan, dan untuk bertindak berdasarkan keputusan tersebut dapat dicapai.

About wahyusurakusumah

Staf Pengajar Jurusan Biologi, Fakultas Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Pendidikan Indonesia. Jl Dr. Setia Budhi No 229 Bandung. Pendidikan: Sarjana Biologi ITB 91, Hoge School Van Utrecht, 1997, Magister Teknik Lingkungan ITB 2005, Doktoral Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan IPB 2007. Bidang minat Penelitian: Bioremediasi khususnya fitoremediasi, resiliensi lingkungan, Toksikologi, dan pengelolaan lingkungan hidup.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s